Minggu, 06 Maret 2016

Resep Sup Pangsit Rebus Isi Ayam

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP ASIAN CUISINE

SUP PANGSIT REBUS ISI AYAM
a la Ismi Alawiyah
(dibuat bersama Mega Ayu & Putri Nadila)







Waktu memasak: 30 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi:  4 orang

Bahan Utama:
Kulit pangsit siap pakai
2 butir telur ayam (ambil putihnya saja)
1/2 kg dada ayam fillet
2 batang wortel (kupas kulitnya)
2 helai daun seledri (cuci bersih, iris kecil - kecil)
2 helai daun bawang (cuci bersih, iris kecil - kecil)
4 helai daun pakcoy segar (cuci bersih, potong persegi panjang sekitar 2cm)
3 siung bawang putih (kupas kulitnya)
Baso (tambahan, optional)
Air
Merica bubuk
Garam
Gula pasir
Minyak ikan

Cara Memasak:

  1. Haluskan bawang putih dan 1 sendok makan garam.
  2. Rebus daging ayam dengan 700 ml air yang sudah disiapkan serta tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan (garam dan bawang). Masak hingga daging ayam mulai empuk dan air sudah menjadi kuah kaldu ayam. Matikan api.
  3. Angkat ayam dan suwir ayam kecil - kecil.
  4. Potong 1 wortel yang sudah dikupas menjadi dadu - dadu kecil.
  5. Potong 1 wortel lagi menjadi bentuk bulat - bulat ukuran sedang (standar sup).
  6. Campurkan ayam yang sudah disuwir dengan wortel yang dipotong dadu kecil (nomor 4) dan 1 sendok teh garam. Ini akan menjadi isian pangsit.
  7. Isi kulit pangsit dengan isian yang telah disiapkan. Rekatkan pangsit dengan putih telur.
  8. Rebus pangsit dengan air (bukan dengan kuah yang sudah dimasak sebelumnya) sekitar 10 - 15 menit. Angkat dan tiriskan.
  9. Bila menggunakan baso, rebus baso dalam kuah kaldu yang sudah dibuat (nomor 2) selama 10 menit.
  10. Masukkan wortel (nomor 5) ke dalam kuah kaldu.
  11. Bila wortel sudah cukup empuk, masukkan merica bubuk secukupnya (sesuai selera), 1/2 sendok teh garam, sendok teh gula pasir, minyak ikan, daun pakcoy, seledri, daun bawang, dan pangsit yang sudah direbus. Aduk sebentar. Matikan api.
  12. Sup pangsit basah siap disajikan. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah





Resep Sambal Serundeng Kelapa Muda Nikmat & Mudah

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP KULINER INDONESIA

SAMBAL SERUNDENG KELAPA MUDA 
a la Ismi Alawiyah


Waktu memasak: 5 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi:  4 orang

Bahan Utama:
5 cabai merah keriting
2 siung bawang putih (dikupas kulitnya)
1/2 sendok makan gula jawa (gula merah)
1/2 sendok teh garam
1 ruas jari kencur (dikupas kulitnya)
15 sendok makan serundeng kelapa (resep serundeng : bit.ly/trb_serundengdaging)

Cara Memasak:

  1. Haluskan cabai, garam, gula, bawang putih, dan kencur sampai tidak ada biji cabai lagi.
  2. Tuangkan serundeng kelapa di sambal yang sudah halus. Aduk hingga merata. (Lebih baik diulek)
  3. Sambal serundeng siap disajikan. Lebih nikmat dimakan dengan nasi hangat. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Resep Homemade Beef Rice Bowl with Corn

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP ASIAN CUISINE

BEEF RICE BOWL WITH CORN
a la Ismi Alawiyah


Waktu memasak: 40 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi: 4 orang

Bahan: 

1/2 kg daging sapi, iris tipis menyamping
1 batang jagung manis (dipipil/ diiris hingga rontok per biji)
2 cabai keriting (iris tipis serong)
4 porsi nasi hangat (dicampur beras ketan lebih enak)
2 siung bawang putih (cincang kecil - kecil hingga halus/ diuleg boleh)
1/2 bawang bombay (diiris memanjang, kalo suka bombay pake 1 buah boleh)
3 sendok makan saus teriyaki
2 sendok makan kecap asin (diganti minyak ikan jg boleh, tapi 1 sendok makan saja)
1 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir
1 ruas jahe (kulitnya dikupas dan diiris tipis)
500 ml air
Black pepper 
Wijen (optional)
3 sendok makan minyak goreng

Cara Memasak:

  1. Panaskan winyak goreng, lalu tumis cabai, bawah putih, dan bawang bombay hingga harum dengan api sedang.
  2. Masukkan air, saus teriyaki, kecap asin, garam, gula, dan jahe, kemudian aduk sebentar.
  3. Masukkan daging sapi dan taburkan black pepper secukupnya (sesuai selera).
  4. Setelah 10 menit, masukkan jagung yang telah dipipil, kemudian aduk sebentar.
  5. Masak sampai kuah meresap dan daging empuk.
  6. Siapkan empat porsi nasi dalam mangkuk, letakkan daging sapi yang sudah dimasak di atasnya.
  7. Taburkan wijen.
  8. Homemade beef rice bowl siap disajikan. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!


***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Resep Chicken Kang Jung (Dak Kang Jung) - Korean Sweet & Crispy Chicken

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP ASIAN CUISINE

DAK KANG JUNG
(Korean Sweet & Crispy Chicken) 
a la Ismi Alawiyah


Waktu memasak: 25 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi: 1-2 orang

Bahan: 
1 dada ayam fillet, dipotong dadu kecil (atau bisa 1/2 kg sayap ayam)
Tepung bumbu crispy
1 sendok makan tepung beras
2 siung bawang putih (kupas kulitnya, potong kecil - kecil halus)
2 buah kentang (kupas kulitnya, potong dadu)
1 ruas ibu jari jahe (dikupas kulitnya, iris tipis)
1/2 balok gula jawa (gula merah)
1 sendok makan cuka (kalau tidak ada bisa diganti 2 sendok makan larutan asam jawa)
2 sendok makan kecap manis
500 ml air
1 sendok makan tepung maizena (cairkan dengan sedikit air)
Black pepper
Wijen
Minyak goreng

Cara Memasak:

  1. Panaskan 2 sendok sayur minyak goreng dengan api sedang, lalu goreng kentang hingga matang dan tiriskan.
  2. Tuangkan tepung bumbu crispy di mangkuk, tambahkan sedikit air, aduk rata. (Jangan terlalu encer)
  3. Ambil wadah/ mangkuk lain (terpisah dari nomor 2), tuangkan tepung bumbu crispy dan tambahkan tepung beras. Aduk tanpa ditambah air.
  4. Celupkan ayam ke dalam tepung crispy yang dicairkan (nomor 2), lalu lapisi dengan tepung crispy yang tidak dicairkan (nomor 3).
  5. Goreng ayam yang sudah dilapisi tepung dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan, lalu angkat dan tiriskan.
  6. Panaskan satu sendok makan minyak goreng di wajan anti lengket, lalu goreng bawang putih hingga harum.
  7. Masukkan 500 ml air, irisan jahe, cuka, gula merah, kecap manis, black pepper (sesuai selera), aduk rata masak hingga matang. 
  8. Ketika kuah sudah mulai sedikit, masukkan larutan tepung maizena dan aduk rata. Kuah akan sedikit mengental.
  9. Masukkan ayam goreng tepung dan kentang, lalu aduk rata sampai semua kuah terserap ke ayam dan kentang. Angkat.
  10. Taburi wijen dan siap dihidangkan. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Sabtu, 05 Maret 2016

Resep Charred Corn with Honey & Chilli Butter - Jagung Bakar Manis Pedas Gurih

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP SNACK & DESSERT

CHARRED CORN WITH HONEY AND CHILLI BUTTER

(Inspired by Gordon Ramsay's Recipe) 
a la Ismi Alawiyah



Waktu memasak: 20 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi: 1-2 orang

Bahan: 
2 batang jagung manis
Butter
Cabe merah/ cabe rawit merah
Seledri
Black pepper
Garam
Keju Kraft Melted
Keju cheddar (potong dadu kecil)
Madu
Wijen
Olive oil

Cara Memasak:

  1. Iris tipis seledri dan cabai.
  2. Aduk butter, garam, cabai, seledri, sejumput black pepper (atau secukupnya sesuai selera), dan keju melted untuk topping.
  3. Panaskan wajan anti lengket, berikan sedikit olive oil.
  4. Panggang jagung sampai matang, angkat.
  5. Letakkan topping (butter, keju, cabai, dll yang sudah diaduk) di atas jagung. Taburi wijen dan keju cheddar. Siramkan madu di atasnya.
  6. Yummy! Siap disajikan. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Resep Omu Rice (Nasi Goreng ala Jepang)

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP SNACK & DESSERT

OMU RICE
 
a la Ismi Alawiyah


Waktu memasak: 20 menit
Persiapan: 15 menit
Porsi: 1 orang

Bahan Nasi Goreng:
1 piring nasi putih 
1 potong ayam goreng disuwir (kalo ayamnya baru diungkep/ rebus, juga boleh, diganti baso/ sosis juga boleh)
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1/2 sendok makan garam
2 cabai merah
Kecap manis
3 sendok makan minyak goreng
Merica bubuk (optional)

Bahan Kulit Dadar:
1 butir telur
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
2 sendok makan minyak goreng

BahanSaus:
1 buah wortel (kupas kulitnya, potong dadu)
1 buah kentang (kupas kulitnya, potong dadu)
1 sendok teh minyak ikan
3 sendok makan saus teriyaki
1 sendok makan saus sambal (pedas)
1 siung bawah putih (potong halus/ kecil - kecil)
1/4 siung bawang bombay (potong dadu kecil)
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir
200 ml air
minyak goreng

Cara memasak:

  1. Buat telur dadar. Telur dan bumbu dikocok, lalu masak dengan api kecil hingga kuning keemasan. Angkat, tiriskan.
  2. Haluskan (ulek/ blender) bawang merah, bawang putih, garam, dan cabai hingga halus.
  3. Panaskan minyak dengan api sedang, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, lalu tumis hingga harum.
  4. Masukkan nasi dan ayam (baso/ sosis), lalu aduk hingga bumbu tercampur rata.
  5. Taburkan merica bubuk dan kecap manis, aduk hingga merata. 
  6. Angkat nasi dan sisihkan di piring
  7. Panaskan 1 sendok sayur minyak goreng dan goreng wortel & kentang hingga matang. Angkat, lalu tiriskan.
  8. Panaskan 3 sendok makan minyak goreng, lalu masak bawang putih dan bawang bombay dengan api sedang hingga harum.
  9. Masukkan saus teriyaki, minyak ikan, saus sambal, garam, gula, dan air. Aduk sebentar.
  10. Masukkan wortel dan kentang yang sudah digoreng, aduk hingga rata dan kuah saus matang.
  11. Taruh nasi goreng di atas telur dadar, gulung.
  12. Siramkan saus yang sudah dimasak.
  13. Omu rice siap dihidangkan. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Resep Roti Bakar Marsmallow Nutella (Grilled S'mores Sandwich)

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP SIMPLE BREAKFAST

GRILLED S'MORES SANDWICH

(Roti Bakar Lumer isi Marsmallow & Nutella) 
a la Ismi Alawiyah




Waktu memasak: 15 menit
Persiapan: 5 menit
Porsi: 1-2 orang

Bahan Utama:
4 lembar roti tawar (boleh juga roti gandum)
Marshmallow putih (marshmallow sachet isi coklat yang bentuknya kayak permen juga boleh)
Selai coklat/ Nutella
Margarin

Cara Memasak:
  1. Olesi roti bagian dalam dengan selai coklat/ Nutella hingga rata.
  2. Taruh 4 - 6 buah marshmallow di atas sehelai roti, tutup dengan satu helai yang lainnya. Dari empat helai akan jadi 2 tangkup sandwich.
  3. Cairkan 2 sendok makan margarin di wajan anti lengket dengan api kecil.
  4. Panggang roti kurang lebih lima menit (kalau roti sudah menciut/ marshmallow sudah mulai meleleh).
  5. Angkat dan sajikan. Bisa dibelah dua miring jadi segitiga. Jangan lupa di-plating yang cantik, ya!

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Resep Serundeng Daging Sapi Kelapa Muda

#AYOJAJANDIRUMAH - RESEP KULINER INDONESIA

SERUNDENG DAGING SAPI 
a la Ismi Alawiyah


Waktu memasak: 2 jam
Persiapan: 15 menit
Porsi:  4 - 6 orang

Bahan Utama:
Daging sapi 1kg
Kelapa muda 2 buah (parut, jangan beli yang parutan sudah jadi di pasar, biasanya cepet asem)
2 liter air (tidak harus air matang)
1 sendok sayur minyak goreng

Bumbu:
4 sendok makan garam dapur 
1 buah gula jawa 
1 buah pala (kecil, kalau besar setengah saja cukup)
1,5 kemiri
2 sendok teh ketumbar
1 sendok teh merica
6 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 buah kunyit (seukuran ibu jari)

Tambahan:
1 ruas jahe (seukuran satu ruas jari tangan, jangan kebanyakan, digeprek/ dipipihkan/iris - iris)
1 ruas lengkuas (seukuran satu ruas jari tangan, jangan kebanyakan, digeprek/ dipipihkan)
1 buah serai (digeprek/ dipipihkan)
2 helai daun salam

Cara Memasak:
  1. Cuci bersih daging dan potong berbentuk balok - balok. Kalau mau daging lembut, potong melawan arah urat daging.
  2. Haluskan (boleh diblender/ diulek, untuk rasa yang lebih mantap diulek).
  3. Panaskan minyak dan masak bumbu yang sudah dihaluskan. Api sedang.
  4. Tambahkan jahe, lengkuas, serai, dan daun salam. Tumis hingga harum.
  5. Masukkan daging sapi yang sudah dipotong dan tambahkan air. Aduk.
  6. Biarkan bumbu meresap ke daging, bisa ditutup dulu wajannya dan dibiarkan sampai air tinggal sedikit dan daging empuk. (kurang lebih satu jam).
  7. Setelah air tinggal sedikit dan bumbu suda meresap ke daging (daging jadi terlihat coklat dan berkuah seperti semur), masukkan kelapa muda yang sudah diparut.
  8. Aduk kelapa muda terus menerus jangan berhenti sampai kelapa mengering. Jangan berhenti mengaduk karena kelapa bisa gosong. 
  9. Bila kelapa sudah berwarna coklat muda, kecilkan api dan terus aduk sampai kelapa benar - benar kering dan harum dan berwarna coklat tua (seperti kelapa bakar, tapi jangan sampai gosong! :p).
  10. Setelah kelapa mengering, angkat dan siap dihidangkan. Ayo, di-plating yang cantik ya!
Notes:
Bila ingin ada sensasi rasa sedikit asam, bumbu bisa ditambah dengan larutan asam jawa.
Disajikan dengan nasi hangat dan sambal terasi lebih nikmat :)

***

Ismi Alawiyah

Silakan follow instagram dengan hashtag berikut untuk update resep terbaru:
#ayojajandirumah

Kamis, 03 Maret 2016

Summary of Chapter 12 of Information Technology Auditing and Assurance - Skema Kecurangan & Deteksi Kecurangan

Rangkuman Bab 12
Skema Kecurangan dan Deteksi Kecurangan
"2nd Book of Information Technology Auditing and Assurance - Hall & Singleton"
3 Maret 2016

1. Skema Kecurangan
Ada tiga kategori:
A. Kecurangan Laporan Keuangan
* Terkait kecurangan manajemen 
* Kerugian kecurangan ini > kerugian korupsi atau penyalahgunaan aset.

B. Korupsi
* Kejahatan kerah putih paling tua.
* Tindakan pejabat/ petugas yang tidak sah dalam memanfaatkan pekerjaan dan karakternya untuk mendapat keuntungan bagi diri sendiri atau orang lain dengan melanggar kewajibannya dan hak orang lain.
* Meliputi:
a. Penyuapan 
b. Tanda terima kasih yang tidak sah
c. Konflik kepentingan
d. Pemerasan secara ekonomi

C. Penyalahgunaan Aset
* Skema kecurangan yang paling umum.
* Meliputi:
a. Pembebanan ke Akun Beban, contoh:
> Mencuri $200, kas berkurang di kredit (aktiva kurang).
>  Membuat pengeluaran beban operasional,beban operasional di debet.
> PDA seimbang, akun beban ditutup ke saldo laba dan saldo kembali nol di tahun baru.
b. Gali lubang tutup lubang (Lapping), contoh:
> Mencuri $200 dari pembayaran pelanggan A (mencairkan cek pembayaran untuk kepentingan sendiri).
> Tidak mencatat pembayaran pelanggan A.
> Pelanggan B bayar $200, uangnya untuk bayar pelanggan A supaya kecurangan tidak terdeteksi, begitu selanjutnya.
> PDA seimbang, uang pembayaran konsumen "terlihat" tetap masuk, meski tertunda.
c. Kecurangan transaksi
Melibatkan penghapusan, pengubahan, atau penambahan transaksi palsu.
Contoh:
> Supervisor tetap mengabsen pegawai yang sudah resign dengan memberikan kartu daftar hadir mingguan ke bagian penggajian.
> Saat dibagikan cek gaji, cek pegawai fiktif (yang sudah resign) diambil supervisor dan dicairkan dengan memalsukan TTD.
> PDA seimbang, kas dikredit dan beban gaji (dari pegawai fiktif) di debet.

2. Skema Kecurangan dengan Komputer
Komputer = inti dari sistem informasi akuntansi.
Kecurangan dengan komputer sangat penting bagi auditor karena tujuannya sama, yaitu penyalahgunaan aset, tapi tekniknya menggunkan komputer dan sangat berbeda.
Kecurangan komputer mencakup pencurian, kesalahan, dan penyalahgunaan aset dengan cara:
a. Mengubah berbagai record dan file
b. Mengubah logika kerja software.
c. Menggunakan informasi tidak sah.
d. Memanfaatkan/ menyalahgunakan perangkat keras komputer (hardware).

3. Empat tahap operasional SIA dan Kecurangannya:
A. Pengumpulan data
Dua aturan prosedur pengumpulan data adalah relevansi dan efisiensi.
Kecurangan:
a. Menyamar (masquerading): pelaku mendapat akses ke sistem dari jarak jauh dengan berpura - pura (menyamar) menjadi pengguna sah. 
b. Menyusup (piggybacking): pelaku menyusup ke saluran telekomunikasi dari kabel pengguna sah yang sedang/ akan masuk ke dalam sistem.
Selain itu, ada pula hacker yang termotivasi menyamar/ menyusup hanya karena tantangan, bukan untuk mencuri aset. Namun, hacker dapat menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi perusahaan.
B. Pemrosesan Data
Kecurangan:
a. Kecurangan program
> Membuat program tidak sah untuk ubah/ hapus/ insert nilai catatan akuntansi
> Merusak logika kerja program dengan virus
> Mengubah logika kerja aplikasi supaya salah proses data
Contoh: 
Kecurangan Teknik Salami = modifikasi logika pembulatan program (biasanya di bank) agar tidak menambahkan satu sen hasil pembulatan pecahan angka hitungan bunga secara acak, tapi menumpuk ke rekening pelaku. 
b. Kecurangan operasional: penyalahgunaan atau pencurian sumber daya komputer perusahaan.
Contoh:
Menggunakan komputer untuk keuntungan pribadi.
C. Manajemen Basis Data
Melibatkan tiga pekerjaan fundamental: penyimpanan, penarikan. penghapusan.
Umumnya adalah kecurangan transaki dan program
Kecurangan:
> Mengakses file fari jauh dan menelusuri file untuk mendapatkan info berguna dan dijual ke pesaing.
> Bom logika (operasi perusak) diselipkan ke program
D. Pembuatan Informasi
Informasi berupa dokumen operasional atau pesan di layar komputer yang memiliki karakteristik:
relevan, tepat waktu, akurat, lengkap, dan ringkas.
Kecurangan:
a. Mengais (Scavenging)
Mendapatkan info penting dari lembar karbon (salinan) yang dipisahkan dari laporan tembusan atau yang berasal dari laporan yang ditolak ketika pemrosesan.
b. Menguping (Eavesdropping)
Mencuri melalui saluran telekomunikasi

4. SAS No. 99 (Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit)
* Bertujuan untuk secara tidak langsung menggabungkan pertimbangan auditor mengenai kecurangan ke dalam proses audit sampai selesai.
* Mensyaratkan auditor melakukan langkah baru selama perencanaan audit berdasarkan potensi resiko skema kecurangan.

5. Faktor Resiko Kecurangan Laporan Keuangan:
A. Karakteristik dan pengaruh pihak manajemen terhadap lingkungan pengendalian.
B. Kondisi industri.
C. Karakteristik operasional dan stabilitas keuangan.

6. Faktor Resiko Penyalahgunaan Aset:
A. Kerentanan penyalahgunaan aset.
B. Kurang pengendalian dalam mencegah dan mendeteksi kecurangan.

7. Respon Auditor Terhadap Penilaian Resiko:
A. Peraturan staf pelaksana dan keluasan supervisi.
B. Skeptisme profesional.
C. Sifat, waktu, dan keluasan prosedur yang dilaksanakan.

8. Respon Auditor Terhadap Kesalahan Saji Akibat Kecurangan yang Terdeteksi:
A. Jika auditor menemukan dan menetapkan kecurangan, tetapi tidak berpengaruh material pada laporan keuangan, maka auditor:
> Merujuk masalah tersebut ke tingkat manajemen yang tepat di atasnya.
> Memastikan bahwa implikasi terhadap aspek audit lainnya telah cukup dipertimbangkan.
B. Jika auditor menemukan dan menetapkan kecurangan dan berpengaruh material pada laporan keuangan atau auditor tidak dapat mengevaluasi tingkat materialitas, maka auditor:
> Mempertibakngkan implikasi terhadap aspek audit lainnya.
> Membahas maslaah dengan manajemen senior dan komite audit dewan komisaris.
> Mencoba menentukan apakah kecurangan tersebut material.
> Menyarankan klien berkonsultasi dengan pengacara perusahaan jika memungkinkan.

*****

Semoga bermanfaat!
Regards,
Ismi Alawiyah

Summary of Chapter 11 of Information Technology Auditing and Assurance - Pengantar Etika Bisnis & Kecurangan

Rangkuman Bab 11
Pengantar Etika Bisnis dan Kecurangan
"2nd Book of Information Technology Auditing and Assurance - Hall & Singleton"
3 Maret 2016


Etika (ethic):
Prinsip - prinsip perilaku yang digunakan orang dalam membuat pilihan dan mengarahkan perilaku dalam membuat konsep benar atau salah dalam sebuah situasi.

Etika Bisnis (business ethic) mencakup konsep:
1. Bagaimana manajer memutuskan apa yang benar dan salah dalam menjalankan bisnis?
2. Bagaimana langkah manajemen mencapai apa yang dianggap benar?

Empat area permasalahan etika bisnis:
1. Kesetaraan
2. Hak
3. Kejujuran
4. Penerapan Kekuasaan Perusahaan

Perilaku etis seharusnya bagus untuk bisnis dan merupakan hal penting, namun bukan satu - satunya kondisi yang bisa menjadikan bisnis sukses. Perilaku tidak etis juga bisa membuat bisnis sukses secara tidak benar, sehingga perusahaan yang tidak etis harus dihukum.

Teori tahapan keperilakukan menyatakan bahwa semua orang akan melalui beberapa tahapan evolusi moral sebelum sampai pada tingkat pemikiran etika (bersikap etis karena paham dari diri sendiri, bukan taku atau mengikuti sosial).

Setiap keputusan etis memiliki resiko dan manfaat. 
Tanggung jawab etis manajer adalah mencari keseimbangan antara resiko dan manfaat bersikap etis. 
Prinsip yang menjadi petunjuk melaksanakan tanggung jawab etis:
1. Proporsionalitas (manfaat keputusan > resiko dan harus ada alternatif keputusan lain yang sama baiknya)
2. Keadilan (manfaat keputusan harus dibagi adil bagi setiap pihak yang menanggung resiko)
3. Resiko minimal (keputusan harus dijalankan dengan meminimumkan semua resiko)

Bynum membagi etika komputer menjadi tiga tingkat:
1. Etika Komputer Pop (eksposur dari media populer terkait baik/ buruknya teknologi komputer)
2. Etika Komputer Para (perhatian sesungguhnya tentang kasus etika komputer, level ini harus dipahami ahli sistem dan mahasiswa SIA)
3. Etika Komputer Teoretis (penelitian multidisiplin ke ilmu komputer untuk membawa pemahaman baru)

Masalah Etika Komputer terkait:
1. Privasi
2. Keamanan (Akurasi & Kerahasiaan)
3. Kepemilikan Properti
4. Ras
5. Kesetaraan Akses
6. Masalah Lingkungan
7. Kecerdasan Buatan
8. Pengangguran dan Penggantian
9. Tanggung Jawab Pengendalian Internal

Kecurangan (fraud):
Kesalahan penyajian suatu fakta material dan dilakukan suatu pihak terhadap pihak lain dengan tujuan menipu (membuat korban merasa aman untuk bergantung pada fakta palsu yang sebenarnya merugikan).
Lima syarat dinyatakan curang:
1. Kesalahan penyajian (pernyataan palsu atau tidak diungkapkan)
2. Fakta material
3. Ada Niat
4. Ketergantungan yang dapat dijustifikasi (kesalahan penyajian bersifat substansial dan merugikan pihak yang bergantung pada laporan/ korban).
5. Kerusakan atau kerugian.

Contoh kecurangan di lingkungan bisnis:
penipuan disengaja, penyalahgunaan aset perusahaan, atau manipulasi data keuangan demi keuntungan pelaku.

Kecurangan bisnis disebut juga kejahatan kerah putih/ pengingkaran/ penggelapan/ ketidakwajaran.

Dua tingkat kecurangan yang biasa dideteksi auditor:
1. Kejahatan Karyawan
Dilakukan non-manajemen dan terdiri dari tiga tahap proses kecurangan:
a. Mencuri aset
b. Mengoversi aset (contoh: menjadi uang)
c. Menutupi kejahatan & menghindari deteksi sistem pengendalian
2. Kecurangan Pihak Manajemen
* Sering lolos deteksi karena jarang terlihat nyata
* Tidak melibatkan pencurian aset langsung
* Biasanya untuk mendapat nilai saham lebih tinggi = kecurangan kinerja. Caranya menggelembungkan pendapatan atau menunda pengakuan kebangkrutan. 
* Tiga karakteristik khusus kecurangan manajemen:
a. Dilakukan tingkat manajemen atas yang berkuasa atas struktur pengendalian internal
b. Melibatkan laporan keuangan dengan membuat ilusi (palsu)
c. Kecurangan yang menyalahgunakan aset akan bekerja sama dengan pihak ketiga.

Donald Cressey mengklasifikasi tiga kategori umum motivasi kecurangan (segitiga kecurangan):
1. Tekanan situasional
2. Peluang
3. Karakteristik pribadi
Peluang = akses ke aset dan sangat mendukung kecurangan.
Faktor peluang yang menimbulkan kerugian atas fraud:
1. Gender (umumnya laki - laki menduduki jabatan penting dan banyak akses ke aset)
2. Posisi (semakin tinggi jabatan, banyak akses ke aset)
3. Usia (umumnya yang senior jabatannya tinggi dan banyak akses ke aset)
4. Pendidikan (umumnya yang jenjang pendidikannya lebih tinggi, jabatannya lebih tinggi dan banyak akses ke aset)
5. Kolusi (kerja sama manajer dengan karyawan bawahannya sulit dideteksi dan bisa melakukan hal yang mungkin tak bisa mereka lakukan sendiri, kerugian kolusi lebih besar daripada kerugian pelaku individu).

Masalah mendasari akar kekhawatiran peraturan keamanan federan dan pelaporan akuntansi:
1. Auditor kurang independen
2. Komisaris kurang independen
3. Skema kompensasi eksekutif meragukan
4. Praktek akuntansi tidak wajar

Undang - undang Sarbanes - Oxley (Juli 2002) berguna untuk menangani turunnya kepercayaan investor perorangan maupun lembaga karena kegagalan bisnis dan penyajian akuntansi (kasus Enron, dll).
Prinsip yang direformasi dalam UU Sarbanes - Oxley:
1. Dewan Pengawas Akuntansi
2. Independensi Auditor
3. Tata Kelola dan Tanggung Jawab Perusahaan
4. Pengungkapan Perusahaan dan Pihak Manajemen
5. Hukuman Kecurangan dan Tindak Kriminal

Profesi antikecurangan:
* Asisten pengacara 
* Akuntan forensik/ Auditor Kecurangan
* Audit internal dan Audit IT (auditor kecurangan spesial)

Associated of Certified Fraud Examiners (ACFE) mendidik, melatih, memberikan literatur, dukungan, dan sertifikasi profesi akuntansi anti kecurangan. 

Certified Fraud Examinaters (CFE): ahli konsep kejahatan kerah putih

*****

Semoga bermanfaat!
Regards,
Ismi Alawiyah

Summary of Chapter 7 of Information Technology Auditing and Assurance - CAATT

Rangkuman Bab 7
Alat dan Teknik Audit Berbantuan Komputer (CAATT)
"2nd Book of Information Technology Auditing and Assurance - Hall & Singleton"
3 Maret 2016

1. CAATT = Computer Assisted Audit Tools and Teqhniques  
Peranti lunak audit mendukung dua jenis audit:
a. Auditor dapat melakukan inferensi (tindakan berdasarkan kesimpulan) tentang efektivitas pengendalian aplikasi
b. Memberikan akses ke data yang dibutuhkan untuk pengujian substantif

2. Hal yang perlu diketahui terkait CAATT untuk pengujian aplikasi: 
A. Pengendalian input berfungsi = 
* Mengatur pengumpulan dan pemasukan data ke dalam sistem.
* Memastikan semua transaksi valid, akurat, lengkap.
B. Pengendalian pemrosesan berfungsi = 
* Menjaga intergitas setiap record & batch record yang ada dalam sistem.
*Memastikan ada jejak audit yang memadai
C. Pengendalian output berfungsi = 
* Memastikan informasi yang dihasilkan sistem tidak hilang/ salah arah/ melanggar privasi.

3. Pengujian aplikasi dapat dilakukan dengan:
Teknik kotak hitam = 
* Melibatkan audit terkait komputer.
* Tidak bergantung pengetahuan terperinci mengenai logika internal aplikasi, namun auditor harus paham karakteristik fungsional aplikasi.
* Auditor dapat menguji aplikasi melalui rekonsiliasi berbagai transaksi input produksi yang diproses hingga output yang dihasilkan.
* Hasil output dianalisis untuk memverifikasi kesesuaian aplikasi dengan berbagai persyaratan fungsionalnya.
* Keunggulan teknik ini adalah tidak perlu dipindahkan dari fungsi pelayanannya dan bisa diuji langsung.
* Cocok untuk menguji berbagai aplikasi sederhana. 
Teknik kotak putih = 
* Membutuhkan pemahaman rinci atas logika aplikasi (cara kerja aplikasi) yang diuji.
* Meliputi beberapa teknik untuk menguji logika aplikas (uji pengendalian), yakni:
Uji Autentikasi
Uji Akurasi
Uji Kelengkapan
Uji Redundansi
Uji Akses
Uji Jejak Audit
Uji Kesalahan Pembulatan

4. Ada dua kegunaan CAAT dalam pengendalian (audit):
A. Jenis CAATT untuk pengujian aplikasi :
a. Metode Data Uji
Tujuan : membentuk integritas aplikasi melalui pemrosesan rangkaian data input
Alur : 
Auditor mendapatkan salinan aplikasi versi terkini. Auditor membuat file transaksi uji, file master pengujian, prakiraan hasil (ideal yang diharapkan). File transaksi uji dan master uji dimasukkan dalam aplikasi, lalu diproses dalam aplikasi yang dikaji, sehingga menghasilkan output berupa laporan. Hasil output tersebut disesuaikan dengan prakiraan yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, auditor juga mengkaji ulang dan menyesuaikan file master yang telah diperbaharui dengan prakiraan hasil guna mengetahui ada/ tidaknya indikasi transaksi fiktif.
b. Evaluasi Kasus Dasar
Serangkaian data uji bersifat komprehensif tepat dikaji menggunakan evaluasi sistem kasus dasar (Base Case System Evaluation -  BCSE). Sejumlah transaksi dimasukkan terus menerus ke dalam aplikasi sehingga membentuk pakem / standar proses tertentu. Bila aplikasi diperbaharui, cukup mengevaluasi pakem dari proses yang dimodifikasi.
c. Penelusuran
Penelurusan (Tracing) dilakukan dengan penjelajahan secara elektronik melalui logika internal aplikasi yang dikaji. Tiga tahap proses penelusuran :
> Kompilasi
> Dijadikan data uji
> Semua tahap pemrosesan program ditelusuri dan semua perintah program dicatat
d. Fasilitas Uji Terintegrasi
Fasilitas uji terintegrasi (Integrated Test Facility - ITF) adalah teknik otomatis dalam menguji logika aplikasi dan pengendaliannya saat operasi normal. ITF adalahi satu atau lebih modul yang didesain dalam aplikasi selama proses pengembangan sistem dan menggunakan dummy/ record file master uji yang diintegrasikan dengan record master yang sah. 
Cara : 
> Auditor memasukkan transaksi dan terbentuklah dua file (file sah & file ITF dummy) dan membuat prakiraan hasil (ideal yang diharapkan).
> File dimasukkan dan diolah dalam aplikasi sehingga menghasilkan dua laporan, yakni laporan produksi (sah) dan laporan uji ITF (dummy/ master uji).
> Hasil uji ITF dibandingkan dengan prakiraan hasil.
e. Simulasi Paralel
Cara : 
> Auditor memahami seluruh hal tentang aplikasi yang dikaji lengkap dengan dokumentasi terbaru.
> Auditor mengidentifikasi proses dan pengendalian dalam aplikasi
> Auditor membuat simulasi dengan perangkat lunak audit yang digeneralisasi (GAS) atau 4GL
> Auditor menjalankan program simulasi (mencoba proses transaksi pada aplikasi tiruannya/ simulasi)
> Auditor mengevaluasi & rekonsiliasi hasil uji (membandingkan hasil simulasi dengan hasil operasi sebenarnya).

B) Jenis CATT untuk ekstraksi dan analisis data:
Ekstraksi dapat dilakukan melalui modul audit melekat (EAM) dan GAS. 
a. Modul Audit Melekat (Embedded Audit Modul - EAM) = audit berkelanjutan
Definisi : modul yang diprogram khusus dan melekat pada aplikasi host.
Tujuan : mengidentifikasi transaksi penting ketika diproses serta mengekstraksi salinan seluruh transaksi secara real time
Ada sistem batas bawah bagi informasi berdasarkan materialitas
b. Perangkat Lunak Audit yang Digeneralisasi (Generalized Audit Software - GAS)
Jenis CAATT yang paling banyak digunakan untuk audit sistem informasi (SI). 
GAS memungkinkan auditor mengakses berbagai file data berkode dan melakukan berbagai operasi secara elektronik. 
Empat faktor yang membuat GAS populer: 
Bahasa komputer mudah digunakan.
Produk GAS banyak digunakan dalam sistem mainframe dan PC.
Auditor bisa menguji sendiri tanpa butuh staf komputer client.
GAS dapat mengaudit hampir semua struktur & format file (sederhana/ kompleks).

*****

Semoga bermanfaat!
Regards,
Ismi Alawiyah

Rabu, 02 Maret 2016

Summary of Chapter 7 of Management Control System - Mengukur & Mengendalikan Aktiva yang Dikelola

Rangkuman Bab 7
Mengukur dan Mengendalikan Aktiva yang Dikelola
"Management Control System - Robert N. Anthony & Vijay Govindarajan"
2 Maret 2016

1. Pusat investasi:
Pusat tanggung jawab yang membandingkan laba dengan aktiva yang digunakan dalam menghasilkan laba tersebut.
Jenis istimewa dari pusat laba, bukan kategori terpisah.

2. Dasar investasi:
kumpulan aktiva yang digunakan oleh suatu pusat investasi.

3. Dua metode yang menghubungkan laba dengan dasar investasi:
a. Prosentase tingkat pengembalian atas investasi (ROI)
b. Nilai tambah ekonomi (EVA = dalam buku ini disebut laba residual)

4. Tujuan pengukuran pemakaian aktiva:
a. Memberikan informasi berguna dalam pembuatan keputusan terkait penggunaan aktiva.
b. Mengukur kinerja unit usaha.

5. Tujuan membandingkan laba dengan investasi adalah memotivasi manajer unit usaha supaya mencapai sasaran kinerja:
a. Menghasilkan laba yang mencukupi atas penggunaan aktiva yang ada.
b. Sumber daya (aktiva) bisa ditambah, jika mampu menghasilkan tingkat pengembalian memadai (lebih).

6. ROI vs EVA
Return on Investment (ROI) = pendapatan/ aktiva yang digunakan
Economic Value Added (EVA) = Net operating profit - Capital change = Laba operasi bersih - Beban modal
Beban modal = biaya modal x modal yang digunakan
EVA = modal yang digunakan = ROI - biaya modal
ROI adalah rasio perbandingan, sedangkan EVA adalah jumlah uang.
Secara konsep, EVA lebih unggul dari ROI. Namun, ROI lebih banyak digunakan.
Kelebihan ROI:
a. Pengukuran komprehensif
b. Mudah dihitung, dipahami, dan berupa pengertian absolut (bukan pembandingan)
c. Bentuknya rasio sehingga denominator (penyebut) dapat diterapkan ke unit organisasi yang bertanggung jawab terhadap profitabilitas tanpa terpengaruh ukuran/ jenis usaha.
Kelebihan EVA:
a. Seluruh unit usaha memiliki sasaran laba yang sama dengan perbandingan investasi.
b. Investasi yang menghasilkan laba di atas biaya modal akan meningkatkan EVA dan lebih menarik manajer.
c. Tingkat suku bunga berbeda dapat digunakan untuk jenis aktiva berbeda sehingga sistem pengendalian manajemen dapat dibuat konsisten.
d. Memiliki korelasi positif yang lebih kuat terhadap perubahan - perubahan dalam nilai pasar perusahaan.
Penggunaan EVA meningkatkan kinerja dan mendorong manajer untuk mengambil tindakan konsisten dengan peningkatan nilai pemegang saham.
Perusahaan dengan EVA tinggi  cenderung memiliki nilai tambah pasar (MVA - Market Value Added) yang tinggi atau keuntungan bagi pemegang saham tinggi.
Cara meningkatkan EVA:
a. Meningkatkan ROI melalui business process re-engineering dan productivity gains, tanpa menaikkan dasar investasi.
b. Divestasi aktiva, produk, dan bisnis yang ROI nya < biaya modal.
c. Investasi baru yang agresif dalam aktiva, produk, bisnis yang ROI nya > biaya modal.
d. Peningkatan penjualan dan/atau margin laba.
e. Efisiensi modal.
f. Penurunan prosentase biaya modal tanpa memengaruhi variabel lain dalam persamaan EVA.
Salah satu kelemahanan ROI adalah tujuan ROI unit usaha terkadang tidak konsisten dengan batas tujuan ROI perusahaan (pusat).
EVA memperbaiki ketidakkonsistenan tersebut dan memecahkan masalah :
a. Perbedaan tujuan laba
untuk aktiva yang sama pada unit usaha berbeda
b. Perbedaan tujuan laba untuk aktiva berbeda pada unit usaha yang sama.

7. Mengukur Kas yang Digunakan
Pengendalian kas umumnya terpusat karena mampu menekan penggunaan saldo kas daripada setiap unit memegang saldo kas sendiri (lebih terkendali). Saldo kas aktual pada unit usaha < saldo kas yang diperlukan (ada sisa), maka mayoritas kas dimasukkan sebagai dasar investasi. Namun, beberapa perusahaan tidak memasukkan kas sebagai dasar investasi karena seperti kewajiban lancar (cepat habis).

8. Mengukur Piutang yang Digunakan
Manajer unit usaha dapat memengaruhi piutang secara tidak langsung dengan menghasilkan penjualan, penetapan persyaratan kredit, persetujuan kredit individual, batas kredit, dan penagihan kredit.
Piutang dapat dimasukkan sebagai aset menggunakan nilai buku.
Nilai buku = harga jual - penyisihan atas piutang tak tertagih.

9. Mengukur Persediaan yang Digunakan
Utang mencerminkan pendanaan sebagian persediaan.
Modal perusahaan yang dibutuhkan untuk persediaan = jumlah persediaan kotor - utang.
Menunda pembayaran akan mengurangi aktiva lancar bersih yang mungkin bukan merupakan kepentingan perusahaan dan membahayakan peringkat kredit.

10. Mengukur Modal Kerja Secara Umum
Perlakuan modal kerja beragam:
a. Memasukkan seluruh aktiva termasuk kewajiban lancar, meski kewajiban ini berbunga 0% (seharusnya bukan investasi).
b. Metode pengukuran yang baik atas modal = seluruh kewajiban lancar - aktiva lancar

11. Mengukur Properti, Pabrik, dan Peralatan
Aktiva tetap awalnya dicatat pada biaya perolehan dan dikurangi penyusutan sepanjang umur ekonomis.
Permasalahan mengukur kinerja berdasarkan aktiva:
a. Akuisisi Peralatan Baru
EVA mampu menunjukkan kinerja profitabilitas telah menurun, meskipun fakta ekonomi menunjukkan laba meningkat.
Kenaikan EVA setiap tahunnya tidak mencerminkan perubahan ekonomi yang sebenarnya, meskipun profitabilitas naik secara konstan, sebenarnya tidak ada perubahan profitabilitas pada tahun pasca pembelian aktiva.
Unit usaha dengan aktiva yang sudah tua (sepenuhnya disusutkan) melaporkan EVA yang lebih besar (karena beban modalnya rendah) daripada unit usaha dengan aktiva baru.
Jika diukur dengan ROI, profitabilitas tidak konsisten.
Jika aktiva yang telah disusutkan dimasukkan ke dalam dasar investasi pada nilai buku bersih, profitabilitas tidak dinyatakan dengan benar (misstated) sehingga keputusan investasi kurang tepat.
b. Nilai Buku Kotor
Fluktuasi EVAdan ROI dari tahun ke tahun dapat dihindari dengan memasukkan unsur aktiva yang dapat disusutkan dalam dasar investasi dengan menilai pada nilai buku kotor (gross book value), bukan nulai buku bersih.
Nilai buku kotor terkadang menunjukkan bahwa profitabilitas unit usaha tersebut (dengan EVA atau ROI) menurun, padahal kenyataannya tidak.
Masalahnya, ROI yang dihitung berdasarkan nilai buku kotor akan selalu menunjukkan tingkat pengembalian terlalu rendah.
c. Disposisi Aktiva
Membeli mesin baru dianggap menggantikan mesin lama yang berarti menghilangkan nilai buku mesin lama yang masih ada (belum disusutkan). Penghapusan nilai buku ini akan memengaruhi perhitungan profitabilitas karena dasar investasi terlihat turun, sehingga EVA meningkat (terlalu tinggi).
Selain EVA menngkat, aktiva baru yang dicatat sebagai dasar investasi pada biaya awal juga akan memotivasi manajer untuk mengganti mesin, meskipun belum perlu (mesin lama masih bernilai) hanya demi menujukkan kenaikan profit.
d. Penyusutan Anuitas
Jika penyusutan yang diterapkan perusahaan adalah metode anuitas, bukan garis lurus, maka profitabilitas yang menunjukkan ROI dan EVA tepat.
Hal ini sebab metode anuitas mengaitkan investasi implisit dalam perhitungan nilai sekarang.
Metode penyusutan ini rendah pada tahun awal karena nilai investasi aset masih tinggi (baru beli) dan penyusutan akan meningkat seiring penurunan nilai investasi aset (pada tahun - tahun berikutnya), sedangkan tingkat pengembalian hasilnya konstan.
Metode ini sangat jarang bahkan tidak dipakai dalam laporan keuangan, karena:
* Penyusutan akuntansi seharusnya menggambarkan penurunan kondisi fisik/ kerugian nilai ekonomis (bukan penyusutan yang semakin meningkat), sehingga akuntansi umumnya lebih memilih garis lurus atau metode dipercepat.
Padahal metode anuitas adalah yang paling tepat mengukur laba unit usaha dan mengindikasikan masalah teknik.
* Tidak tepat untuk tujuan pajak penghasilan.
e. Metode Penilaian Lain
Metode lain biasanya adalah cara non akuntansi, seperti penggunaan nilai buku bersih dengan batas bawah dan penilaian kembali aktiva secara berkala. Hal ini subjektif dan menimbulkan pertentangan. Selain itu, berpotensi menimbulkan fraud dan perhitungan profitabilitas unit usaha tidak konsisten.

12. Mengukur Aset yang Disewagunausahakan (Leasing)
Leasing membuat beban sewa baru (bila sewa) > beban penyusutan (bila membeli), namun seiring munculnya beban sewa leasing akan menggantikan beban modal.
Artinya beban modal berkurang dan EVA meningkat.
Apalagi jika beban bunga leasing < beban penyusutan, manajemen jelas akan lebih memilih leasing.

13. Mengukur Aktiva yang Menganggur
Aktiva menganggur (idle asset) suatu unit bisnis dapat dikeluarkan dari dasar investasi bila ingin dipindahkan ke unit bisnis lain yang memerlukan, namun tidak dapat seenaknya dijual ke eksternal demi mengeluarkannya dari dasar investasi.

14. Mengukur Aktiva Tidak Berwujud
Kapitalisasi aktiva tidak berwujud akan mengurangi jumlah aktiva (sebesar jumlah penggunaannya) yang akan mengurangi beban modal dan meningkatkan EVA.
Dalam buku ini, salah satu contoh aktiva tak berwujud adalah investasi R&D produk baru dan iklan.

15. Mengukur Kewajiban Tidak Lancar
Dana yang diperoleh dari pinjaman (utang/ kewajiban) diperhitungkan terpisah.
Perhitungan EVA dilakukan berdasarkan aktiva yang diperoleh dari sumber umum korporat, bukan total aktiva.

16. Mengukur Beban Modal
Beban modal dihitung berdasarkan tarif yang ditetapkan korporat (pusat).
Biasanya tarif < estimasi biaya modal sehingga EVA unit usaha bernilai positif.
Resiko modal kerja < aset tetap karena periode pengeluaran dana modal kerja lebih pendek.

17. Survei Praktek 
Mayoritas perusahaan memasukkan aktiva tetap pada nilai buku bersih ke dasar investasi karena sesuai nilai aktiva pada laporan keuangan.
Hal ini merupakan kesalahan!
Yang tepat adalah menggunakan metode anuitas.
Namun, metode anuitas jarang digunakan (bahkan tidak digunakan) karena tidak sesuai dengan cara perhitungan penyusutan untuk laporan keuangan.

18. Pertimbangan Tambahan Evaluasi Manajer
Penggunaan EVA sebagai perangkat pengukuran kinerja sangat disarankan, tapi EVA tidak menyelesaikan seluruh masalah aktiva. EVA hanya menyelesaikan masalah yang ditimbulkan perbedaan potensi laba. Perusahaan dengan kegiatan pemasaran lebih banyak relatif memiliki EVA lebih besar.
Beberapa perusahaan mengeluarkan aktiva tetap dari dasar investasi dan hanya membebankan bunga atas aktiva yang dapat dikendalikan (modal kerja), sedangkan pengendalian aset tetap dilakukan terpisah.

19. Evaluasi Kinerja Ekonomi
Laporan kinerja manajemen dibuat pada periode tertentu secara berkala (bulanan atau tahunan) dan berisi informasi historis atas biaya aktual.
Laporan kinerja ekonomi dibuat dengan selang waktu tak tetap (1x dalam beberapa tahun), merupakan instrumen diagnostik, memberi indikasi atas strategi saat ini (sudah baik/ belum), fokus pada kinerja masa depan, dan dapat dijadikan dasar memperoleh nilai perusahaan keseluruhan (breakup value).
Breakup Value = estimasi jumlah yang akan diterima para pemegang saham jika setiap unit usaha dijual.
Manfaat breakup value =
* Bagi eksternal berguna dalam membuat penawaran pengambilalihan perusahaan.
* Bagi internal (manajemen) berguna dalam menilai penawaran dan menunjukkan unit usaha yang menarik (potensial).
Jarak antara probabilitas saat ini dengan breakup value menunjukkan perubahan yang harus dilakukan (profitabilitas saat ini tertekan biaya yang memperbesar profitabilitas mendatang, seperti pengembangan produk dan iklan).
Nilai akhir (terminal value) =  
Nilai aktiva yang ada di tangan pada akhir periode.
Nilai ini didiskontokan dan ditambah ke nilai arus kas tahunan. 

*****

Semoga bermanfaat!
Regards,
Ismi Alawiyah